Semua Kepala Suku Tegas Nyatakan Keluarga Pelaku Pembunuhan 2 Anak Papua Segera Keluar Dari Tanah Papua

Adat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Atasnama masyarakat Adat Papua Wilayah III Doberay ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat Papua Barat dan Tanah Papua bahwa semua Kepala Suku menyatakan kepada keluarga pelaku pembunuhan terhadap kedua anak adat Papua, yakni, anak kami, anak Papua untuk segera keluar dari Tanah Papua.

Ketua DAP WILAYAH III DOBERAY, Mananwir Paul Finsen Mayor dalam press releassenya menyebutkan dengan tegas Kami ingatkan secepat mungkin keluar dari Tanah Papua, itu pernyataan bersama dalam rapat para kepala suku besar di kantor DAP WILAYAH III Doberay Papua Barat malam ini.

Dengan ini, publik Papua Barat atau masyarakat adat Papua dimana saja berada perlu mengetahui pernyataan dan keputusan ini. Pernyataan ini, sebut Paul Mayor, di umumkan kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat dan seluruh masyarakat Papua.

Turut hadir untuk memberikan pernyataan dan dukungan ini antara lain Obet Arik Ayok Rumbruren,SH Ikatan Pemuda Pelopor Meyah, Doreri, Kebar dan Saukorem, yang juga tokoh besar masyarakat Arfak. Musa Mandacan Ketua Dewan Adat 7 wilayah Suku Meyah Manokwari, Bintuni, Mansel, Tambrauw. Yosep AURI Ketua Ikatan Suku Besar Kuri Wamesa di Papua Barat. Mathen Nauw Kepala suku Maybrat (suku Ayamaru, Aifat dan Aitinyo), Marthen Muguri, S.sos Kepala Suku Inanwatan, Metemani, Kais dan kokoda di Provinsi Papua Barat. Wempi Kambu Tokoh Masyarakat Papua, dan Tokoh Pendidikan di Papua Barat. Otto Rumaseb Tokoh Masyarakat untuk Peradilan Adat Papua di Manokwari Provinsi Papua Barat. Gaad Hengky Rumfabe Kepala suku Besar Doreri Manokwari. Tokoh Pemuda Papua Barat, Boy G W Baransano dan masih banyak lagi yang tidak bisa di sebutkan nama-nama nya secara detail.

Disampaikan Paul Mayor bahwa apabila di kemudian hari terjadi sesuatu yang tidak diinginkan maka masyarakat adat Papua tidak bertanggung jawab karena sudah diumumkan dan dinyatakan bahwa segera keluarga pelaku pembunuhan Sadis dan Keji terhadap kedua anak adat Papua itu untuk angkat kaki dari Tanah Papua.

Paul menambahkan, sesuai keputusan rapat tadi, seluruh masyarakat Papua akan pantau dan ikut apakah Keluarga sudah pulang ke asalnya di Sulawesi Selatan atau belum? Kalau belum maka kami tidak bertanggung jawab atas apa yang akan terjadi terhadap keluarga Pelaku Pembunuhan terhadap kedua anak adat Papua yang terjadi beberapa hari lalu.

” Perlu diketahui bahwa mulai dari kemarin spanduk pernyataan bersama masyarakat adat Papua di Manokwari sudah menyatakan untuk pelaku dihukum mati dan keluarga Pelaku segera keluar dari Tanah Papua, “tambah Paul lagi. (**)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *