Pengusaha Lokal Mamberamo Raya Palang Jalan Tuntut Bupati Utamakan OAP

Adat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Mamberamo Raya,Honaipapua.com,-Sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan pengusaha Lokal Mamberamo Raya, melakukan aksi palang jalan, jumat lalu (8/6).

Melalui siaran Pers Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, sekelompok masyarakat ini di pimpin oleh Soleman Boleba.

Pasalnya, Soleman dan kawan-kawan kecewa dengan Bupati Mamberamo Raya, karena pada tahun 2017 lalu, mereka tidak mendapatkan pekerjaan atau proyek dari pemerintah setempat.

Maka kekecewaan itu dilampiaskan dengan cara melakukan aksi palang jalan, dengan tujuan agar Bupati Mamberamo Raya dapat mengakomodir mereka selaku pengusaha lokal.

Soleman Boleba, mengatakan, aksi yang dilakukan ini agar Bupati dapat melihat dan memberikan kebijakan kepada kami pengusaha lokal untuk dapat di berikan pekerjaan di pemerintahan dan selalu mengakomodir kami pengusaha lokal Mamberamo Raya.

“Kami minta Bupati dapat mengakomodir kami pengusaha lokal, dan kami pengusaha lokal juga harus di perhatikan okeh Bupati untuk menanggani pekerjaan di mamberamo, “ungkap Soleman Boleba dilokasi pemalangan.

 

Dirinya menambahkan, pemerintah daerah Mamberamo Raya juga harus memperhatikan para pengusaha lokal untuk dapat berkembang di daerahnya sendiri, dengan harapan agar pengusaha lokal dapat bersaing dengam pengusaha-pengusaha lain.

“Kami mau pemerintah daerah itu perhatikan kami pengusaha lokal ini, dengan berikan kami pekerjaan, agar kami bisa berusaha dan dapat bersaing dengan pengusaha yang lainnya, bukan diabaikan oleh Bupati, “tambah Soleman.

Sementara Aksi pengusaha lokal ini di lakukan dengan cara menebang pohon menutupi jalan menuju kawasan ASN dan menuju kediaman Bupati Mamberamo Raya, dan mendesak setiap pekerjaan proyek pemerintah di Mamberamo Raya dapat di kerjakan oleh pengusaha lokal.

Namun aksi yang mengatasnamakan kelompok pengusaha lokal ini dapat di tangani setelah pihak kepolisian dengan melakukan negosiasi dan mengarahkan bertemu dengan Bupati setempat.

Setah mendengarkan penjelasan aparat kepolisian jalan kembali di buka. (tmk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *