Masyarakat Adat Apresiasi Kinerja Gubernur Penanganan Covid-19

Adat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Disaat masyarakat dunia termasuk indonesia mengalami wabah Virus Corona atau Covid-19. Semua komponen masyarakat mulai bertindak dengan berbagai cara untuk menolong sesama.

Hal yang sama dilakukan oleh Gubernur Papua Barat, Drs.Dominggus Mandacan selaku Anak Adat Papua yang punya hati dan pikiran untuk rakyatnya. Maka, tak henti-hentinya beliau mengambil tindakan luar biasa dengan turun langsung ke masyarakat.

” Beliau (Gubernur) turun langsung ke berbagai kabupaten/kota di Papua Barat demi menyapa dan melayani warganya. Hal ini, patut dicontohi oleh semua kepala daerah terutama di Papua Barat, “ungkap Ketua DAP Wilayah III DOBERAY, Mananwir Paul Finsen Mayor,S.IP Kepada Honaipapua.com via telepon selulernya.

Sambung Manawir Paul Finsen, beliau membagikan Sembako ke semua kabupaten/kota di Papua barat tanpa terkecuali. Beliau bekerja tanpa mengenal lelah, ini contoh pemimpin yang bijaksana. semoga apa yg beliau jalankan menjadi berkat bagi semua orang. kita semua mendoakan yang terbaik bagi beliau.

Mengenai Isu yang beberapa hari lalu membawa nama Pak Gubernur itu hal biasa yang tidak perlu ditanggapi serius, atasnama masyarakat adat papua di wilayah Doberay/Papua Barat. ” Kami minta Pak Gubernur tetap fokus kerja dan melayani masyarakat, jangan menanggapi sesuatu yang tidak penting, “tutur Manawir.

” Isu-isu itu juga jangan dibesar-besarkan di media, kami minta semua pihak fokus kerja dan jangan terlalu menanggapi sesuatu yang hanya sebuah isu, untuk itu, atasnama masyarakat adat Papua kami minta Pak Gubernur tetap fokus kerja dan mewujudkan Visi misi beliau dalam membangun Papua Barat, “terang Manawir.

Tambah Manawir, kita mendoakan agar wabah Corona segera berakhir agar sistem pemerintahan di Provinsi Papua Barat berjalan normal kembali. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *