Kwatir Virus Corona, DAP ‘Warning Pemda’ Setiap Orang dari Luar Papua Barat wajib diperiksa

Adat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Infeksi virus Corana disebut COVID-19, pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.

Ketua, DAP Wilayah III Doberay, Mananwir Paul Finsen Mayor,S.IP, kepada media ini melalui pesan Whatsapp, Minggu (15/3/2020) meminta kepada pemerintah provinsi Papua Barat, untuk melalukan pengamanan disemua daerah.

” Atasnama masyarakat adat Papua di wilayah Kepala Burung/ Doberay, Papua Barat, mengharapkan kepada Pemprov Papua Barat untuk lalukan pemeriksaan, agar seluruh manusia yang dari luar Papua Barat ketika masuk Papua Barat menggunakan kapal maupun pesawat segera diperiksa di Bandara maupun pelabuhan untuk menghindari penyebaran Virus Corona, “harap Paul.

Contohnya, Jemaah Haji Asal Papua Barat, yang akan pulang dan masuk ke Kabupaten Manokwari, kata Paul Mayor, harus diperiksa ketat dan steril di Bandara Rendani.

” Dengan Tegas kami meminta ke Pemprov Papua Barat, Jangan sampai Warga Papua Barat terjangkit atau bisa Infeksi virus Corona atau COVID-19 dapat menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti hidung berair dan meler, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan, dan demam; atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada, “ungkap Paul.

Hal ini dilakukan dalam rangka agar menjaga semua lapisan maayarakat sehat di Papua Barat, sebab Infeksi virus ini atau yang disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.

” Kami mau sampaikan perbandingan seperti begini, bayangkan, seorang Pejabat Negara yang Tingkat Pengamanan dan Makanan yang terjaga saja, bisa terjangkit apalagi yang rakyat biasa, hal ini sudah bisa kita prediksi, dimana secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu, Demam, Batuk dan Sesak Napas dan menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona, beber Paul Mayor.

” Kami harap pemerintah provinsi Papua barat segera keluarkan SK penanganan Virus Corona, agar ada tindakan khusus terkait dengan pencegahan dan penanganan terkait Virus Corona ini, “imbuh Ketua, DAP Wilayah III Doberay, Mananwir Paul Finsen Mayor,S.IP. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *