DAP Sesalkan Tindakan Oknum Aparat Tembak Seorang Nelayan Kota Sorong

Adat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Press Realease

Sorong, Honaipapua.com

Pernyataan DAP WIL.III Doberay, Paul Vincent Mayor, terkait Penganiayaan dan Penembakan yang dilakukan oleh oknum Aparat di Pelabuhan Jembatan Puri- Kota sorong.

Dikatakan Paul Vincent Mayor, Dewan Adat Papua (DAP) kecewa dengan tindakan Penganiayaan yang dilakukan oleh oknum aparat keamanan yang hampir menewaskan seorang Nelayan atas nama Frans Kbarek 28 tahun, dengan cara menembak seorang nelayan tersebut.

Menurut Paul Vincent Mayor, aksi koboy yang dilakukan oleh oknum aparat ini merupakan Pelanggaran HAM. Untuk itu, diharapkan kepada pimpinan oknum anggota aparat, agar segera memproses hukum dan dipecat dari kesatuannya sebab telah mencederai Institusi.

” Kami mendesak agar pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya, jangan ada pilih kasih dalam kasus ini. Kami mau lihat sejauh mana keseriusan pimpinan oknum aparat keamanan dalam memproses kasus ini,”terangnya.

Lanjutnya, apalagi hari ini Rabu (13/6) ada aksi dibeberapa daerah, termasuk kota Sorong, terkait kasus HAM Wasior berdarah, dan hari ini juga terjadi penganiayaan oleh oknum aparat keamanan terhadap warga sipil.

Ketua DAP Wilayah III Doberay Mananwir Paul Finsen Mayor, S.IP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *