DAP menghimbau semua Pihak untuk Membantu Pengobatan Sampari Yembise

Adat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Orangtua Sampari Yembise didampingi Komunitas Peduli Kasih ( KPK ) datang ke Kantor DAP wilayah III Doberay di jalan ciliwung, Sanggeng untuk menyampaikan kondisi terakhir dari Sampari Yembise dan diterima oleh Ibu Anike TH. Sabami,S.Sos selaku Kordinator Pokja Perempuan dan Anak dan Bapak Yosep Aury selaku Wakil Kordinator Urusan Pemerintah dan masyarakat Adat DAP wilayah III Doberay, demikian disampaikan Ketua DAP Wilayah III Doberay, Mananwir Paul Finsen Mayor,S.IP.

Dikatakan Manawir Paul Finsen Mayor, Sampari Yembise adalah Anak dari Johan Yembise yang tinggal di Jalan Arowi 1, Kabupaten Manokwari. Usia Sampari Yembise menginjak 18 tahun dan sejak lahir belum mengalami ciri2 sakit tetapi setelah 2 bulan kemudian kepalanya mulai membesar dan sampai saat ini, anak terkasih hanya terbaring ditempat tidur selama belasan tahun.

” Sampari Yembise mengidap Penyakit langka yakni, Penyakit Hidrosefalus ( Pembengkakan pada kepala karena penimbunan cairan di bagian kepala) dan juga mengakibatkan dia terkena penyakit Katarak sehingga penglihatannya terganggu, “ungkap Paul Mayor.

Kata Paul Mayor, atasnama masyarakat Adat Papua diwilayah III Doberay/Papua Barat, kami memohon uluran tangan dari semua pihak agar dapat membantu pembiayaan anak terkasih. Ayah dari anak ini adalah mantan guru SD dengan pembiayaan yang begitu besar, kami menghimbau untuk semua pihak agar dapat membantu anak terkasih.

” Saat ini anak terkasih didampingi oleh Komunitas Peduli Kasih ( KPK ) yang diketuai oleh Benoni Rahaor dan Sekretaris Ibu Maria Yasintha Bupu,S.Pd, sehingga besar harapan kami agar Bapak Gubernur Papua Barat, Bapak Bupati dan pemangku kepentingan diatas Tanah ini, bisa membantu membiayai Pengobatan Anak terkasih, “harap Paul Mayor.

Paul menambahkan, DAP Wilayah III Doberay sebagai Rumah Besar Masyarakat Adat Papua di wilayah III Doberay /Papua Barat, berdiri dan bersuara untuk hal sesuai dengan Thema DAP : ” Selamatkan Manusia, Tanah dan SDA Papua”. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *