DAP : JOB pertamina, Petrochina, SKK MIGAS dan Petrogas Diharapkan ganti rugi hak ulayat

Adat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong,Honaipapua.com, -Terkait dengan tuntutan masyarakat adat Salawati yang diwakili oleh Dewan Adat Suku Moi Salwat. maka, diharapkan segera JOB pertamina, petrochina, SKK MIGAS dan Petrogas membayar ganti rugi hak ulayat masyarakat adat moi Salawati. Karena itu adalah hak mutlak mereka sejak dahulu kala, demikian disampaikan Ketua DAP wilayah III Doberay Mananwir Paul Finsen M, S.IP.

Menurut ketua DAP Manawir Paul Finsen bahwa sesuai dengan Dasar Hukum UUD 1945 pasal 18, UU Nomor 21/2001 Tentang Otsus Papua Pasal 43, Keputusan Konfrensi Masyarakat Adat Papua dan Perdasus DBH Migas, maka secara sah dan mutlak JOB Pertamina dan Petrochina dgn SKK MIGAS, segera ganti rugi hak adat masyarakat adat Moi Salwat.

” Pemda Kabupaten Sorong juga harus turun untuk melihat situasi disana dan menjawab tuntutan masyarakat adat. Desakan masyarakat adat harus segera ditanggapi serius oleh pemda kabupaten Sorong, “ungkap Ketua DAP Manawir Paul Finsen kepada Redaksi Honaipapua.com via telepon selulernya, Minggu (10-5-2020).

” Atasnama masyarakat adat Papua Wilayah III Doberay/Papua Barat, kami minta anak-anak adat di DPRD kabupaten Sorong dan Bupati Sorong segera memfasilitasi untuk pembayaran ganti rugi hak-hak adat masyarakat kita ini, “harap Manawir.

Manawir menambahkan, Job pertamina waktu itu baru kasih uang sirih pinang Rp.15 juta sebagai uang buka pintu, tapi pembayaran ganti rugi hak ulayat sama skali belum.

Nampak Ketua Dewan Adat Moi Salawati,
Mesak Moifilit, menunjukan atau memperlihatkan ikan yang ada di sungai mati akibat limbah industri.

” Apalagi sekarang terjadi kerusakan biota sungai seperti ikan yang mati di sungai begitu banyak. Dengan adanya pembuangan limbah sungai masyarakat sudah tidak pakai air utk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, memasak dan cuci Sagu. Oleh sebab itu segera JOB pertamina, Petrochina, SKK MIGAS, dan Petrogas segera bertanggungjawab untuk membayar ganti rugi. Kami berikan waktu 1 bulan dari sekarang untuk segera diselesaikan pembayaran ganti rugi hak ulayat, “ujar Manawir akhiri teleponnya. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *