DAP : Gubernur Diminta segera Lantik DPR PB Jalur Otsus Terpilih

Adat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Berdasarkan hasil pertemuan di Kantor Dewan Adat Papua wilayah III Doberay didampingi Elisa Sroyer selaku Kordinator Urusan Pemerintah dan Masyarakat Adat, Wempy Kambu selaku Sesepuh Orang Papua, Oswald Rumfabe sebagai Tokoh Masyarakat Suku Doreri, Oktavianus Raubaba sebagai Tokoh masyarakat Manokwari dan Kelompok Pemuda dan Perempuan serta Akademisi UNIPA turut hadir memberikan Kontribusi Pemikiran yang baik sekali ini, meminta kepada Gubernur Provinsi Papua Barat agar segera melantik anggota DPR jalur Otsus terpilih, demikian pernyataan ini disampaikan Ketua DAP Wil.III Doberay, Mananwir Paul Finsen Mayor,S.IP.

” Dalam pertemuan tersebut, kami membicarakan berbagai Kebutuhan Prinsip Masyarakat adat Papua di wilayah Doberay/Papua Barat. Sehingga, corong aspirasi masyarakat adat Yakni DPR PB Fraksi Otsus yang terpilih didesak segera dilantik demi menjawab aspirasi masyarakat adat yang belum tersalurkan secara proporsional, “Tulis Paul Finsen Mayor kepada media Honaipapua.com Via pesan Whatsapp, Jumat (10/7/2020).

Pertemuan antara Tokoh Pemuda, Sesepuh, Tokoh Perempuan, Tokoh Masyarakat dan Gereja dan Juga Akademisi UNIPA pada hari ini. Kami mendesak agar Anggota DPR PB Fraksi Otsus sesegera mungkin dilantik untuk menjalankan amanat dan Tupoksinya sebagai wakil masyarakat adat papua di Parlemen Rakyat Daerah Papua Barat.

” Kami mendorong agar 11 Anggota DPR PB Fraksi Otsus terpilih berkerja dengan melayani masyarakat adat dengan Tema :” Selamatkan Manusia, Tanah dan Sumber Daya Alam Papua”. sehingga penjabarannya kepada masyarakat dapat dijalankan dengan baik dan bertanggungjawab, “sebut Paul Finsen.

” Atasnama masyarakat adat Papua wilayah III Doberay/Papua Barat Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Papua Barat, Kesbangpol Papua Barat dan Pansel DPR PB Fraksi Otsus serta semua pihak yang sudah berkontribusi dalam proses ini, “ucapnya.

Paul mengharapkan masyarakat adat papua adalah 11 Anggota DPR PB Fraksi Otsus ini bisa memperjuangkan Hak-hak dasar masyarakat Adat Papua sesuai amanat UU Otsus Pasal 43 terkait Keberpihakan, Perlindungan, Pemberdayaan, Penghormatan terhadap Hak-hak dasar masyarakat adat Papua diatasn Tanah dan Negerinya sendiri itulah substansi Demokrasi Substansial yang diinginkan masyarakat Adat Papua. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *