DAP : Dinas Kominfo Didesak Aktifkan LPPL Papua Barat TV

Adat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay sebagai Rumah Besar Masyarakat Adat Papua di wilayah Doberay/Papua Barat, dalam hal ini Elisa Sroyer,S.Sos.,M.Si selaku Kordinator Urusan Pemerintah dan Masyarakat Adat dan Otto Rumaseb selaku Kepala Peradilan Adat wilayah Doberay/Papua Barat menerima pengaduan dari Anak-anak adat yang berprofesi sebagai Jurnalist TV, demikian pernyaatan ini disampaikan oleh Ketua DAP Wil. III DOBERAY, Mananwir Paul Finsen Mayor, S.IP

Menurut Paul Finsen, ketika Lembaga Penyiaran Publik Lokal Papua Barat Televisi ( LPPL Papua Barat TV) diaktifkan kembali maka akan membuka lapangan pekerjaan bagi anak-anak asli Papua dan juga mengangkat identitas budaya/kultur dan adat istiadat orang asli papua ke publik sehingga publik lokal, nasional maupun dunia tahu apa yang terjadi diTanah Papua sebagaimana yang diamanatkan dalam UU Nomor 21/2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua. Di pasal 43 UU Otsus itu sangat Jelas, yakni Pemberdayaan, Perlindungan, Keberpihakan dan Pengakuan serta Penghormatan terhadap eksistensi Masyarakat Adat Papua.

Oleh sebab itu, kata Paul, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Barat, Kami mendesak segera mengaktifkan kembali LPPL Papua Barat TV dengan berkordinasi juga Tim Percepatan Pembenahan LPPL Papua Barat TV.

” Atasnama Masyarakat Adat Papua Wilayah Doberay/Papua Barat, Kami desak segera Aktifkan, kami akan segera bertemu dengan Dinas Terkait agar segera diaktifkan kembali dan rekrut anak-anak adat kami untuk bekerja di LPPL Papua Barat TV, “terang Paul.

Selanjutnya tambah Paul, pihaknya, akan berkordinasi dengan Gubernur Papua Barat, Sekda Papua Barat dan Kejaksaan Tinggi Papua Barat, “tambahnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *