DAP Bersama BPBD PB dan Satgas Covid-19 Sosialisasi Bahaya Covid-19

Adat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Dalam rangka memperingati Perayaan Hari Masyarakat Adat Se Dunia di Manokwari, Papua Barat, Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay Papua Barat sebagai Rumah Besar Masyarakat Adat Papua Wilayah III Doberay Papua Barat bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam hal ini Satgas Covid-19 Papua Barat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua Barat Melakukan “Sosialisasi Ancaman Bahaya Covid-19 dan Pola-pola Penanganannya”.

Melalui Press Releassenya , Senin (9/8) yang diterima redaksi media ini, Ketua DAP WILAYAH III DOBERAY, Mananwir Paul Finsen Mayor, menyebutkan, acara Sosialisasi dilaksanakan di Jalan Ciliwung Sanggeng depan Pom Bensin Biryosi. Menggunakan Area Jalan Ciliwung Sanggeng dengan memakai Beberapa Tenda dari BNPB, sosialisasi ini berjalan dengan lancar dan sukses, antusias warga sangat besar. Itu terbukti dengan hadirnya 300-an warga yang hadir dalam Sosialisasi tersebut.

Derek Ampnir, S.Sos.,MM selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan dan bendaca Daerah Provinsi Papua Barat yang juga sekaligus Ketua Harian Satgas Covid-19 Papua Barat hadir sebagai Pembicara Utama dan didampingi oleh Mananwir Paul Finsen Mayor Ketua Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay Papua Barat sebagai Moderator.

Banyak pertanyaan dan Pernyataan yang selama ini menjadi Perhatian dan Isu-isu dalam masyarakat adat seputar Covid-19 ini akhirnya dapat terjawab dalam sosialisasi ini.

Pertanyaan antara lain, apabila seseorang ingin Vaksin sebaiknya diperiksa terlebih dahulu, apalagi ada penyakit bawaan maka tidak bisa divaksin dan otomatis harus ada pengobatan dari rumah sakit. Apabila seseorang memiliki penyakit bawaan maka segera bisa membuat surat keterangan bahwa yang bersangkutan tidak bisa divaksin sehingga yang bersangkutan bisa leluasa bepergian ke luar kota dan urusan di pemerintahan tanpa perlu menunjukkan Bukti sertifikat Vaksin.

Masyarakat adat yang hadir dalam acara tersebut sangat berterimakasih Kepada DAP, BPBD PB maupun Satgas Covid-19 Papua Barat karena bisa mendapatkan Informasi yang menyeluruh dan tidak sepotong-sepotong.

Pada dasarnya Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay Papua Barat sebagai Rumah Besar Masyarakat Adat Papua Wilayah III Doberay Papua Barat akan selalu menjadi Fasilitator dan mediator antara pemerintah dan masyarakat adat Papua sehingga jangan sampai ada Informasi yang menyesatkan, maupun isu-isu yang bisa mengorbankan masyarakat adat Papua.

Dewan Adat akan selalu tampil untuk memastikan Informasi dan komunikasi yang konstruktif dan sejuk antara pemerintah dan masyarakat adat sehingga pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah itu benar-benar menguntungkan bagi Masyarakat Adat Papua.

Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay Papua Barat juga mengapresiasi langkah dan kinerja Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua Barat yang juga adalah Ketua Harian Satgas Covid-19 Papua Barat atas inisiatif dan kreativitas serta komunikasi yang baik sebagai Anak Adat Papua.

” Sehingga berbagai Kegiatan bersama Masyarakat Adat Papua berjalan dengan baik. Semoga Bapak Derek Ampnir,S.Sos.,MM bisa mendapatkan Posisi yang lebih layak untuk melayani Masyarakat Adat Papua di dalam pemerintahan di Provinsi Papua Barat ini, “tambah Ketua DAP WILAYAH III DOBERAY,Mananwir Paul Finsen Mayor. (***)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *