Cabut Perpres Izin Investasi MIRAS, DAP : Terimakasih Presiden Jokowi Sudah Dengar Suara Rakyat Papua

Adat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Cabut Perpres Manokwari,Honaipapua.com, -Atasnama masyarakat adat Papua wilayah III Doberay Papua Barat dengan ini, mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah mendengar suara hati masyarakat adat Papua yang dengan Tegas menolak keras pelonggaran izin investasi industri minuman keras (miras) seperti tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang diteken kepala negara pada 2 Februari 2021.

Ketua DAP WIlayah III Doberay Papua Barat, Mananwir Paul Finsen Mayor,S.IP Kepada media ini via pesan Whatsapp nya Selasa (2-3) menyebutkan, oleh sebab itu atasnama masyarakat adat Papua mengapresiasi kebijakan dan keputusan saudara Presiden Joko Widodo (Jokowi mencoret kemudahan izin investasi Miras dalam Perpres No. 10/2021 tersebut.

Maka dengan demikian Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencoret Industri Miras dari Daftar Investasi Positif yang dikeluarkannya.

” Kami tidak anti investasi tapi jangan hanya memikirkan ekonomi saja dengan mengijinkan investasi yang lebih banyak Masalah ketimbang manfaatnya bagi masyarakat adat papua, apalagi Kami memiliki Undang-undang Kekhususan, jangan asal memberikan izin tanpa mempertimbangkan hak-hak Dasar Masyarakat Adat Papua seperti yang tertuang dalam UU Otsus Papua, “tuturnya.

” Kami juga mengingatkan kepada semua pihak Yang mau datang dan berinvestasi di tanah Papua Wajib meminta Pertimbangan dan persetujuan dari Dewan Adat Papua sebagai Rumah Besar Masyarakat Adat Papua, “terang Mananwir.

Ia menambahkan, stasnama Masyarakat Adat Papua Wilayah III Doberay Papua Barat mengapresiasi dan berterima kasih kepada anak-anak adat Papua yang telah bersuara Seperti Anak adat kami, Dr Filep Wamafma,SH.,M.Hum.,C.LA dan Jajaran MRP Provinsi Papua. Dibawah kepemimpinan Ketua MRP Timotius Murib serta beberapa tokoh yang juga bersuara untuk pencabutan Perpres izin MIRAS ini, kami mendorong anak-anak adat ini untuk terus-menerus bersuara demi penyelamatan Manusia,Tanah, dan Sumber Daya Alam Papua. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *