BABINSA IKUT BERPARTISIPASI MELESTARIKAN BUDAYA ADAT SUKU BIAK

Adat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Tradisi mengantar mas kawin (Ararem) dari calon suami kepada keluarga calon istri berlangsung secara turun temurun dari masyarakat adat suku Biak. Tradisi Ararem tersebut merupakan warisan kekayaan budaya orang asli Papua yang hingga kini masih tetap bertahan.

Babinsa Koramil 01/Kota, kelurahan Pasir Putih Serda Nixon Fakdawer, ikut menghadiri acara tradisi mengantar mas kawin warga binaan di Kelurahan Pasir Putih, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari. Selasa (17/12/2019).

Serda.Nixon Fakdawer, mengatakan, Budaya mengantar mas kawin bagi masyarakat adat suku Biak dilakukan dengan membawa berbagai jenis piring adat, guci, bahan makanan, peralatan rumah tangga serta sejumlah uang. Berbagai barang itu dibawa keluarga laki-laki diantar bersama dengan iringan Tarian Wor ke rumah keluarga calon istri.

Mengantar mas kawin dari keluarga calon suami menjadi sesuatu yang sangat sakral. Mas kawin, menurut tradisi itu, harus diberikan kepada keluarga perempuan yang kelak resmi akan menyandang status sebagai istri dalam ikatan keluarga keret/marga.

Ikatan dalam perkawinan di suku adat Biak akan ditandai dengan membayar simbol-simbol mas kawin dari keluarga suami yang bersifat sangat mengikat dalam kehidupan tradisi masyarakat adat suku Biak.

” Prosesi adat membayar mas kawin kepada keluarga perempuan dinilai masyarakat setempat sebagai bentuk kehormatan dan harga diri dari keluarga calon pengantin laki-laki untuk dapat membawa istri dalam kehidupan berumah tangga, guna meneruskan warisan keturunannya, yaitu, marga/keret dari keluarga tertentu, “tutup Serda.Nixon Fakdawer. (is)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *