Penyidik Telusuri Aliran Dana 18,280 Miliar Proyek PLTG

Tipikor
Bagikan berita ini
  • 149
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    149
    Shares

Kaimana,Honaipapua.com,- Penyidik Tipikor Polda Papua Barat, saat ini sedang menelusuri aliran dana dugaan korupsi proyek pematangan talud PLTG di Kaimana bernilai Rp. 18.280.000.000, yang saat ini sudah masuk dalam tahapan penyidikan. Dari kasus ini juga, tiga tersangka sudah ditetapkan yakni dari pihak kontraktor inisial PT dan dua penyelenggara Negara yang berinisial J dan C.

Hal ini diungkapkan Komandan Tim Tipikor Polda Papua Barat, yang juga menjabat sebagai Kanit Tipikor Ditreskrimsus Polda Papua Barat, AKP. Tommy H. Pontororing ketika dikonfirmasi di Kaimana, Senin (18/3) kemarin.

Menurut AKP.Tommy, tersangka PT alias Honce dijerat dengan tindak pidana pencucuian uang, oleh karena itu, saat ini kami sedang menelusuri aliran dana sebesar Rp.18 Miliar itu, larinya kemana saja. Sehingga menjadi jelas, bahwa siapa-siapa saja yang menerima aliran dana dari PT,” ungkapnya.

Lanjut Kanit Tommy, karena proyek ini diduga tidak memiliki asas manfaat, sehingga dana yang harus dikembalikan kepada Negara sebesar Rp. 18.280.000.000,-.

“Uang rakyat yang harus dikembalikan sebanyak Rp.18,280 Miliar rupiah, karena pekerjaan pematangan plus talud PLTG yang dikerjakan ini, tidak sesuai dengan perencanaan dan kontrak, sehingga tidak dapat dilakukan pekerjaan lanjutan, konstruksi pembangunan fisik PLTG. Sehingga tidak ada asas manfaatnya untuk masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, dari pantauan kami dilapangan, sudah beberapa orang yang dimintai keterangan terkait dengan aliran dana proyek PLTG Kaimana senilai Rp. 18.280.000.000 ini. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *