Penyidik Sita Rp.357 Juta dan Alat Berat Dari Tersangka PT

Tipikor
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com,– Penyidik Tipikor Polda Papua Barat kembali menyita uang tunai kurang lebih senilai Rp. 357.000.000,- dari tersangka PT alias Honce. Barang bukti lainnya yang juga disita oleh penyidik adalah satu unit alat berat. Sebelumnya tiga unit mobil milik PT juga yakni 1 unit mobil tangki air, 1 unit mini bus dan 1 unit pick up, sudah disita penyidik sebagai barang bukti, yang saat ini sedang di parkir di Mapolres Kaimana. Hal ini diungkapkan Komandan Tim Tipikor, Ditreskrimsus Polda Papua Barat, AKP. Tommy H. Pontororing, ketika dikonfirmasi di Mapolres Kaimana, Jumat (22/3).

Komandan Tipikor Ditreskrimsus Polda Papua Barat, AKP.Tommy Pontororing.SH

Menurutnya, terkait dengan penanganan kasus dugaan korupsi proyek PLTG Kaimana ini, masih terus didalami oleh pihaknya, dan tidak menutup kemungkinan masih ada tersangka lain yang akan terjerat, dalam kasus dugaan korupsi proyek, yang menelan anggaran hingga Rp. 18.280.000.000 ini.

“Saat ini kami masih terus dalami aliran dana dari proyek PLTG Kaimana ini. Dari hasil pendalaman yang dilakukan tim kami, aliran dana dari tersangka PT ini tidak hanya mengalir di Kaimana saja, tetapi juga ada yang mengalir ke luar Kaimana. Dan untuk aliran dana tersebut, saat ini kami masih fokus mendalami aliran dana yang mengalir di Kaimana,” ungkapnya.

Selain itu, dana Rp. 357 juta yang sudah disita ini, merupakan alat bukti yang disita dari pihak-pihak yang menguasai atau saksi. “Kami juga tengah melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti BPN dan juga Samsat. Kalau BPN ini nanti kaitannya dengan alat bukti atau barang-barang yang tidak bergerak. Tetapi kalau dengan samsat ini kaitannya dengan barang bukti yang bergerak. Karena uang Rp.Rp,280 Miliar ini adalah uang rakyat, sehingga kami tetap akan kejar sampai selesai kasus ini,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *