YAHAMAK Imbau Warga Hilangkan Segala Hubungan terhadap KKB

Sosok
Bagikan berita ini
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

TIMIKA,Honaipapua.com-,Papua dengan berbagai keragaman yang dimiliki menjadikan setiap warganya mempunyai pendirian masing-masing. Walaupun demikian setiap warganya masih disatukan dengan harga diri yang sama, yaitu orang Papua yang teguh pendirian dan tidak mudah dihasut dengan berbagai profokasi.

Dengan berbagai kekayaan adat, budaya, dan sumber daya alamnya menjadikan Papua kerap dilirik dan diperbincangkan di dunia luar. Tak ayal ada segelintir manusia yang mencari kekuasaan atas dasar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Arnold Ronsumbre, Wakil Yayasan Hak Asasi Manusia Anti Kekerasan (YAHAMAK) ikut angkat bicara soal keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di papua.

Menurut Arnold sejatinya masyarakat Papua punya harga diri, berbagai imbauan dan ajakan kepada masyarakat Papua kerap disampaikan dimanapun ia berada.

“Jika masih tergabung dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), maka segeralah keluar. Hilangkan segala yang berhubungan dengan KKB. Ini saya sampaikan semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat Papua.”ungkapnya sedikit bernada tegas.

Bahkan Segala hal yang dibawa oleh KKB tidak ada manfaatnya bagi masyarakat di Papua. Kelompok itu hanya memanfaatkan masyarakat Papua untuk memuluskan jalan mereka mencari keuntungan semata. Kemerdekaan bangsa Indonesia ini sudah dimulai dari tahun 1945, sekarang sebagai cara mengisi kemerdekaan ini adalah dengan melakukan pembangunan, pendidikan, dan kesehatan.

“Sehingga masyarakat Papua yang masih tergabung dengan KKB tinggalkanlah dan mari bersama-sama kita isi kemerdekaan ini dengan hal yang positif. Pembangunan di tanah Papua ini masih harus dilakukan. Bagaimana pemerintah mau membangun jika dalam pelaksanaanya saja kerap diancam dan diterror, terlebih pemerintah telah memberikan peluang yang besar kepada masyarakat Papua dengan dibentuknya otonomi khusus sehingga pemerintah daerah dapat menjamah setiap kebutuhan mendasar masyarakatnya.” Ujar Arnold.

Untuk itu dirinya menegaskan bawah Sebagai orang Papua asli, dan sebagai warga Indonesia, kita tidak bisa menciptakan negara dalam negara seperti yang diinginkan KKB. kita punya hak hidup, masyarakat Papua yang di gunung dan di pesisir semua berhak atas pembangunan oleh pemerintah, oleh sebab itu maka dukunglah program dan Pemerintah di Papua yamg semakin meningkat ini.

Diakhir penyampaiannya Arnold sempat berterima kasih kepada Polri dan TNI karena selama ini telah melakukan pendekatan persuasif lewat pendidikan, sosialisasi, atau kehadiran di tengah-tengah masyarakat sehingga menjadikan situasi menjadi nyaman.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *