Sat Binmas Polres Sorong Binluh dan Penggalangan Terhadap Tokoh-Tokoh Pasca Massa Anarkis Di Kota Sorong

sorong raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong,Honaipapua.com, -Kasat Binmas Polres Sorong Iptu.Irene H. S. Sos yang di wakili Kanit Binkamsa Aiptu.Mocodompis Mangolo, SE bersama Kaur Mintu.Bripka Yemima Klaibin dan para Staf Binmas lainnya telah melaksanakan kegiatan pembinaan penyuluhan (Binluh) dan penggalangan terhadap tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh lainnya pasca massa anarkis di Kota Jayapura, Manokwari dan Kota Sorong agar tidak terjadi di Wilayah Hukum Polres Sorong, Selasa (20/08/2019) pukul 09.00 Wit s/d pukul.13.50.Wit.

Adapun Penyuluhan dan penggalangan yang di sampaikan bahwa di dalam menyingkapi perkembangan Tekhnologi dan Informasi baik di Media Informasi dan Medsos Tentang Penyebaran Berita-berita Bohong / HOAX yang bertujuan penyebaran Fitnah dan Kebencian, diharapkan kepada tokoh-tokoh tidak mudah Terprovokasi dengan berbagai Berita dan Info yang berkembang, agar Mengklasifikasi terlebih dahulu kebenarannya. agar tidak menimbulkan perpecahan yang disebabkan oleh penyebaran isu baik masalah Ras, Suku maupun Agama.

Di minta secara bersama sama memberikan dukungan kepada Polri dalam hal ini Polres Sorong untuk melakukan penindakan Hukum terhadap para pelaku penyebar hoax maupun kelompok lainnya yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Kemudian menyampaikan Bahwa Polri akan mengusut tuntas para pelaku Hoax yang mengakibatkan terjadinya aksi demo oleh Masyarakat Papua yang berujung anarkis di Jayapura, Manokwari dan kota Sorong demi untuk menyelamatkan Bangsa Indonesia dari ancaman konflik Horizontal yang dipengaruhi oleh Isu – isu adu domba, ujaran kebencian berbau Etnis dan SARA, “ucap Aiptu.Moco.

Selanjutnya menghimbau kepada para tokoh-tokoh dan warga yang ditemuinya agar tidak mudah terprovokasi maupun ikut menyebar luaskan Isu-Isu Hoax. Dan mengajak untuk ikut serta dalam menjaga keutuhan NKRI serta menjadikan NKRI HARGA MATI, “Ucap Kaur Mintu.Bripka Yemim.

Kegiatan Binluh dan penggalangan mendapat respon baik dari warga maupun beberapa tokoh masayarakat yang dikunjungi begitu juga menyambut baik arahan tersebut dan akan senantiasa mentaati aturan yang berlaku dan akan mensosialisasikan kepada warga masyarakat yang lainnya.

Selama kegiatan berlansung situasi dalam keadaan aman dan kondusif. (Amr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *