Pospol Nduga Dan Personil Kodim 1702 Wamena Amankan Pelaku Penjual Miras

Serba-serbi
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

 

Kabupaten Nduga,Honaipapua.com,-aparat gabungan Pol Subsektor Nduga dan Personil Pos Kodim 1702 Wamena, berhasil menyita puluhan minuman keras (miras) jenis Cap Tikus ( CT) Senin (28/05/2018), di areal kompleks Perkantoran Kabupaten Nduga papua.

Kejadian penangkapan dan penyitaan miras jenis cap tikus, yang dilakukan Pol Subsektor Nduga dan Personil Kodim 1702 Wamena ini, akibat dari adanya laporan dari warga Distrik Kenyam Kabupaten Nduga. Maka sesuai informasi warga pada malam senin Sekitar pukul 20.00 wit, aparat gabungan di bawah pimpinan Ka Pospol Nduga Bripka.Motalip Litiloly dan Danpos Kodim 1702 Wamena, menuju lokasi penjualan miras di kompleks perkantoran Kabupaten Nduga dan menlakukan pengeledaan di rumah Novi Tuwu dan hasil pengeledaaan itu aparat Gabungan TNI/Polri, behasil menemukan miras tersebut, tepat di bawah ranjang milik pelaku di rumahnya.

Kemudian pelaku beserta barang bukti langsung diamankan ke kantor Mapolsubsektor Nduga Kabupaten Nduga Papua.

Melalu siaran Pers Polda Papua Hubungan Masyarakat selasa (29/05/2018), Barang Bukti yang diamankan aparat gabungan TNI/Polri sebaykan 13 botol diantaranya,8 botol miras cap tikus yang di kemas dalam botol aqua 1500 ml,2 botol minuman coca cola 150 ml yang telah berisi milo (miras lokal jenis cap tikus,1 botol yang di kemas dalam minuman botol Sprite 1500 ml, serta 2 botol yang berukuran 200 ml yang berisi minuman lokal jenis cap tikus.

Barang-barang tersebut di jual dengan harga Rp.300,000 hingga Rp.350,000-per botolnya.

Kita akibat tindakannya tersebut pelaku sementara menjalani pemeriksaan oleh pihak aparat keamanan.

Sementara menurut keterangan pelaku pemilik barang haram tersebut (novi tuwu), bawah minuman tersebut di datangkan dari Kota Manado Propinsi Sulawesi Utara.

“Saya bawa dari manado dengan menggunakan kapal kemudan sampai di duga sini” ungkap Novi Tuwu saat di tanya aparat.

Kemudian dari hasil kordinasi aparat kemanan dengan Pemda Kab.Nduga dalam hal ini Sekda Nduga Namia Gwijangge, S.Pd, M.Si, bahwa pemilik minuman tersebut akan dipulangkan ke daerah asalnya sesuai dengan perintah Bupati Nduga dan kesepakatan para tokoh Gereja. (tmk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *