BNN Mimika Soroti Lem Aibon, Saat Hari Anak Nasional

Serba-serbi
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

TIMIKA,Honaipapua.com,- Mengingat Hari Anak Nasional yang jatuh pada Senin, 23 Juli 2018 ini, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mimika Kompol Mursaling, SH, MH prihatin dengan kondisi anak-anak Mimika yang mengalami ketergantungan terhadap lem aibon,Senin (23/7).

Mursaling menjelaskan kebanyakan anak-anak yang mengalami ketergantungan lem adalah anak usia di bawah 11 tahun yang kebanyakan masih duduk di bangku SD dan SMP.

“Semua anak-anak kita yang gemar konsumsi lem ini rata-rata usianya 11 tahun ke bawah, rata-rata masih SD dan SMP,” ungkap Mursaling saat ditemui di ruang kerjanya di kantor BNNK Mimika di jalan Cendrawasih.

Dirinya menghimbau kepada para orang tua agar lebih mengontrol anak-anaknya agar tidak terjerumua hal ini. Tidak hanya orang tua, tapi hal tersebut merupakan tanggungjawab bersama seluruh elemen masyarakat baik tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh perempuan termasuk pemerintah.

“Karena anak-anak kita ini perlu disembuhkan dan jangan sampai bertambah banyak,kita harus melihat ini dengan serius apalagi anak-anak ini peberus di daerah ini” ungkapnya.

Kompol Mursaling juga menghimbau, kepada orang yang menjual lem aibon tidak sembarang menerima pembeli lem aibon. Bisa saja lem tersebut dijual tapi apabila orang dewasa yang membelinya untuk keperluan mebel dan bangunan.

Apabila lem tersebut dijual kepada mereka. maka, akan memberikan efek yang kurang baik bagi kondisi kesehatan anak tersebut,termasuk pergaulan dilingkungan dimana mereka berada.

“Para penjual juga harus memahami, jangan hanya karena berharap keuntungan saja tapi kita tidak pikirkan anak-anak kita kalau dirusaki dengan lem aibon akan sangat fatal karena bisa berdampak permanen,” imbuhnya. (tmk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *