Tiga Prajurit TNI Meninggal Dunia Akibat Minuman Suplemen Dicampur Alkohol

Seni & Budaya
Bagikan berita ini
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares

Puncak Jaya,Honaipapua.com-, Akibat mengkonsumsi minuman suplemen yang di campur dengan Alkohol 70%, Tiga orang Prajurit TNI yang betugas di Kabupaten Nduga Papua, dinyatakan meninggal saat di larikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Mulia,Kabupaten Puncak Jaya Papua, Jumat(19/7).

Dari informasi yang berhasil dihimpun bahwa korban sebelumnya mengeluh pusing dan mual serta kesakitan dibagian dada sehingga dilarikan ke RSUD Kabupaten Puncak Jaya Papua,untuk mendapatkan perawatan.

Sebelumnya pada jumat pagi, anggota Pos melaksanakan korve pembersihan di sekitar Pos, selesai korve sekelompok Prajurit istirahat di saung-saung di belakang Pos sambil minum dan makan ekstrafooding.

Diantara mereka ada yang mengkonsumsi minuman kaleng suplemen Ena’O yang dibeli dari warung di sekitar Pos. Namun fatalnya akibat ketidaktahuan Prajurit ada yang berinisiatif atau coba-coba minuman suplemen Ena’O dituang ke wadah kemudian dicampur dengan alkohol 70% (Ethanol) yang biasanya digunakan oleh Bintara kesehatan untuk membersihkan luka.

Melalui Rilis Kepala Penerangan Kodam Cenderawasih XVII,Kolonel Inf.Muhamad Aidi, bawah dari keterangan teman-temannya sebagai saksi bahwa setidaknya 5 orang Prajurit ikut mengkomsumsi minuman yang bercampur alkohol tersebut. Sesaat kemudian mereka tertidur di Saung belakang Pos sementara temannya yang lain melaksanakan Istirahat dan makan siang.

Sekitar pukul 12.30 WIT mereka dibangunkan oleh temannya untuk makan siang, namun saat bangun semuanya mengeluh pusing, mual dan merasa kesakitan. Hal tersebut dilaporkan kepada Danki Pos dan diambil tindakan korban segera di larikan ke RSUD Mulya Puncak Jaya, Papua.

Pukul 13.20 WIT korban a.n Praka FLR dinyatakan meninggal dunia dengan diagnosa sementara karena keracunan alkohol. Hingga pukul 21.00 WIT diterima laporan bahwa 2 orang lagi meninggal dunia a.n. Pratu GWN dan Pratu AHW. Sedangkan 2 orang lainnya a.n. Pratu LSS dan Pratu AA masih dalam perawatan dan akan dirujuk ke RS Marten Indey.

Hasil pengecekan di Pos termasuk warung-warung di sekitar Pos tidak ditemukan adanya jenis miras lain. Ini semata-mata karena ketidak tahuan Prajurit mencoba-coba sendiri mengkomsumsi minuman suplemen dicampur dengan alkohol. Padahal alkohol tersebut bukan jenis untuk dikonsumsi melainkan untuk bahan pembersih luka, dimana saat kejadian mereka lepas dari pengawasan unsur Perwira atau Pimpinan. (tmk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *