Pasca Penembakan Dan Pembunuhan Oleh KKSB, Ratusan Warga Kenyam Kabupaten Nduga Mengungsi Ke Timika

Seni & Budaya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Timika,Honaipapua.com-,Ratusan warga penduduk Kenyam Kabupaten Nduga Propinsi Papua yang mengungsi, pada rabu dini hari tiba di timika dengan menggunakan kapal Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) KM.Sirimau, Rabu (4/7).

Pada pukul 02.30 wit. Ratusan warga Kenyam Kabupaten Nduga Papua,tiba di dermaga pelabuhan Pomako,setelah tiba para pengungsian itu kemudian menumpang bis yang telah di sediakan menuju lokasih penampungan gedung Tongkonan di kota timika.

Dan sebelum bergabung dengan kelurga mereka di kota timika, warga Nduga di data terlebih dahulu sebelum meninggalkan posko pengungsian.

Warga yang mengungsi ke timika ini setelah adanya pasca teror penembakan dan pembunuhan tiga orang warga Kenyam Kabupaten Nduga oleh Kelompok Kriminal Saparatis Bersenjata (KKSB) pada beberapa waktu lalu. Membuat Ratusan warga Kenyam merasa ketakutan dan terauma akibat kejadian itu sehingga sebagian warga ini terpaksa memilih untuk mengungsi kabupaten lain yakni kota timika, maka pada rabu malam dini hari,dengan mengikuti kapal KM.Sirimau milik Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) ratusan warga Nduga itu tiba di Timika.

Beberapa warga pengungsian yang tiba di kota timika dan saat berbincang-bincang dengan para awak media bawah kehidupan yang mereka alami di Kabupaten Nduga Papua sudah sangat berbeda saat pasca kejadian penembakan dan pembunuhan,hal itu membuat mereka takut dan terauma atas kejadan itu.

Hal itu di benarkan oleh ibu Desi warga kenyam Kabupaten Nduga, mengatakan, bawah warga yang saat ini mengungsi ke kota timika rata-rata adalah warga yang bertempat tinggal di perkampungan-perkampungan di Kabupaten Nduga.

“Kami ini dari kampung-kampung,dan kami terpaksa harus mengungsi dan bukan cuma kami ada warga asli dari kampung-kampung di duga juga mengungi ke lokasih yang aman bahkan ke kota timika”,Ungkap Desi warga pengungsian Nduga.

Desi juga menambahakan bawah pasca penembakan dan pembunuhan tiga warga di ibu kota Kenyam Kab.Nduga,hal itu benar-benar membuat warga sangat ketakutan dan mengungsi ke koramil Nduga.

Bahkan untuk tiba di kota timika para pengungsian itu harus mempuh jalan darat dan sungai ke perbatasan Kabupaten Nduga dan Kabupaten Asmat yang di tempu selama 2 hari dua malam.

“Kami sangat ketakutan,apalagi adanya bunyi-bunyi tembakan yang kami dengar.maka sebelum kami ke kota timika,kami mengungsi ke koramil kemudian menggunakan mobil ke batas batu perbatasan Kab.Nduga dan Kab.Asmat,kemudian kami menggunakan speeboat yang di tempuh selama 2 hari ke kabupaten asmat”,Jelas Desi.

Sementara itu sesuai data yang di peroleh Honaipapua.com,walaupun situasi dan kondisi di Ibu Kota Kenyam Kabupaten Nduga telah kondusif,dan aparat gabungan TNI/POLRI terus melakukan patroli guna tidak adanya aksi teror penembakan oleh KKSB.

Namun hampir sebagian warga di kabupaten Nduga masih merasa ketakutan,hal itu juga di benarkan oleh Yohanis yang merupakan koordinator pemuda Toraja.

“Dalam beberapa hari kedepan akan ada sebagian warga lainnya dari Kabupaten Nduga Papua yang akan mengungsi lagi ke kota timika,dan sy mendapat informasi dari warg yang akan mengungi ke timika,terkait jumah saya belum memastikan intinya,ada pengungsi dalam waktu dekat ini”,Jelas Yohanis Saat di Temui di posko pengungsian di jalan Samratulangi Timika,pada rabu di hari. (tmk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *