PENTINGNYA PULDATATER BAGI BABINSA GUNA MENGETAHUI DATA STATISTIK KAMPUNG

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Era politik yang berkembang di zaman now ini setidaknya telah mempengaruhi kondisi ekonomi,sosial dan budaya masyarakatnya termasuk jumlah penduduk kampung binaan.

Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah dengan adanya warga yang memang bukan asli penduduk di kampung tersebut.
Bukanlah perkara yang mudah untuk mengetahui jumlahnya, jika dilakukan secara perorangan dan mendatangi satu persatu rumah warga terlebih dengan jumlah warga yg telah mencapai puluhan ribu jiwa.

Pengumpulan Data Teritorial yang dilakukan oleh Babinsa Kampung Udapi Hilir, SP4 Distrik Prafi, Sertu.Wahidin, secara rutin, dapat memastikan jumlah dan keadaan warga binaannya yang semakin bertambah atau justru semakin berkurang.

Disamping mengetahui jumlah penduduknya, Sertu Wahidin dapat pula mengetahui status sosial dan taraf hidup warganya yang dominan, artinya, sudah bisa dipastikan mana yang lebih banyak mampu ataupun yang belum mampu secara ekonomi. Apalagi dengan adanya masyarakat yang tidak menetap di kampung binaannya.

Pentingnya Puldatater saat bertemu Kepala Kampung Udapi Hilir, Haryono di Kantor Kepala Kampung, dapat saling melengkapi data baik dari kampung maupun dari Babinsa itu sendiri.

Kegiatan semacam ini mendapat apresiasi dan tanggapan positif dari kepala kampung Haryono sehingga setiap perubahan jumlah penduduknya akan selalu sama-sama termonitor dan memiliki persamaan data dengan babinsanya.

Kepala Kampung, Haryono, menyampaikan, secara tidak langsung, Babinsa Sertu.Wahidin telah membantu dan berperan aktif dengan pemerintah kampung serta warga binaannya.

” Sikap Responsif yang dimiliki Babinsa Sertu Wahidin bukanlah semata karna perintah pimpinan melainkan tanggungjawab secara rutinitas yang sudah pasti dimiliki oleh setiap Babinsa Koramil 1801-03/Warmare ini disamping tugas pokok yang diemban seorang Babinsa, harus berperan aktif melalui kedekatan hubungan secara emosional serta perilaku yang ditunjukkan dengan cara Senyum, Sapa dan Salaman (3S) kepada semua warganya. (is)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *