Fraksi PDI-Perjungan Soroti Pembangunan Infrastruktur

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Fraksi PDI-Perjuangan dalam pandangan umum fraksi yang disampaikan pada pleno ke dua, rapat Paripurna pembahasan dan penetapan APBD 2020, Sabtu (30/11), menyoroti terkait bidang infrastruktur, yang dibacakan oleh Ketua Fraksi PDI-Perjuangan, yaitu, Charli Richart E. Maipauw.

Charli dalam pandangan umum fraksi PDI-Perjuangan menjelaskan bahwa dengan distribusi pembiayaan yang cukup besar, diharapkan mampu menuntaskan seluruh pembangunan infrastrutkur, dengan memperhatikan kualitas pembangunan, (jalan dan jembatan), seluruh ruas jalan yang bertujuan untuk menghidupkan perekonomian daerah, harus dapat dituntaskan, sehingga angka disparitas yang kian melebar di rasakan di Kabupaten Kaimana ini bisa dipersempit.

“ Dana yang begitu besar yang sudah digelontorkan oleh pemerintah daerah ini, harusnya bisa dimaksimalkan dengan baik. Tentunya dengan harapan bahwa semakin hari, pembangunan infrastruktur kita semakin membaik. Hal ini perlu kami sampaikan hanya sebagai masukkan untuk OPD terkait, agar bisa mengelolah anggaran itu dengan baik, sehingga angka disparitas di Kaimana ini bisa diatasi,” ungkapnya.

Air bersih juga disoroti oleh fraksi PDI-Perjuangan. Menurut fraksi PDI-P bahwa persoalan air bersih ini sudah menjadi keluhan masyarakat dimana, saat ini masyarakat mengalami kesulitan untuk memperoleh air bersih.

“ Hal ini sangat berkaitan dengan keberadaan PDAM yang belum dimaksimalkan. Untuk itu, fraksi mengusulkan kepada pemerintah daerah untuk menaikan status PDAM dari UPT menjadi BUMD, agar persoalan air bersih ini dapat teratasi,” ungkapnya.

Frkasi PDI-P juga meminta kepada instansi teknis terkait, untuk bisa mengiventarisasi sumber-sumber air bersih, agar ada cadangan air baku untuk masyarakat Kaimana.

“ Memang ini penting untuk dilakukan, karena air baku ini menjadi kebutuhan utama masyarakat. Misalnya, kali Sukun yang juga merupakan salah satu sumber air baku untuk masyarakat. Disekitar lokasi sumber air ini, dari waktu ke waktu terus ada bangunan. Pohon-pohon yang besar juga sudah banyak yang ditebang. Sehingga alangkah baiknya, instansi teknis terkait bisa bekerjasama dengan OPD teknis lainnya untuk mencari jalan keluar dari persoalan ini,” ujarnya.

Salah satu persoalan lainnya yang juga disoroti oleh Fraksi PDI-Perjuangan adalah lampu penerangan jalan. Pasalnya, banyak lampu jalan dengan solar cell ini, banyak yang sudah tidak berfungsi. Sehingga kedepannya, jika ada pengadaan lagi lampu jalan, maka perlu diperhatikan kualitas produknya, sehingga memiliki harapan gunanya lama.
Hal lain yang juga disoroti adalah terkait drainase khususnya di lingkungan polsek Kaimana.

“ Untuk hal ini, salah satu lokasi yang paling rawan banjir adalah lokasi Polsek Kota. Karena ketika taman kota ini dibangun, maka air yang tergenang di areal Polsek Kaimana tidak bisa keluar, karena terhalang taman kota. Sehingga kedepannya, Fraksi PDI-Perjuangan berharap agar kompleks Polsek Kota ini juga diperhatikan. Kalau kompleks ini sudah aman dari banjir, maka aparat kepolisian di Polsek kita juga bisa bekerja maksimal,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *