Bupati Maybrat Diminta Segera Mengaktifkan Kembali 17 Distrik yang Lama

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MAYBRAT,Honaipapua.com,- Anggota DPRD kabupaten Maybrat, Korneles Suklu, meminta kepada Bupati Drs.Bernard Sagrim.MM, agar segera mengaktifkan kembali 17 Distrik yang sudah dinonaktifkan sejak dua tahun berjalan.

Politisi Partai PKS yang saat ini sebagai anggota DPRD kabupaten Maybrat, mengatakan bahwa, 17 Distrik yang sudah di mekarkan oleh Bupati Maybrat, yang saat itu dijabat oleh Karel Murafer SH,MA, mempunyai legalitas Hukum yang sangat jelas dan atas keputusan pemerintah Maybrat, bukan secara pribadi, dan sudah disahkan oleh anggota DPRD kabupaten Maybrat, Gubernur Papua barat dan Menteri Dalam Negeri di Jakarta.

” 17 distrik itu sudah mendapat pembiayaan oleh Negara melalui Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Maybrat tahun anggaran 2016-2017. Pertanyaannya, kenapa Bupati Maybrat Drs.Bernard Sagrim.MM menghapuskan Distrik tersebut, sedangkan kerugian Negara yang sudah membiayai 17 distrik itu tanggung jawab siapa? Itu menjadi konsekuensi hukum, “ujar korneles Suklu kepada media ini, Sabtu (29/6).

Korneles menambahkan, Pemekaran Distrik yang membatasi luas wilayah, antara kabupaten Maybrat Dengan kabupaten tetangga lainnya, seperti Distrik Ayamaru Barat Daya di Temsos, Distrik Mare Utara di Seya, Distrik Ayamaru Selatan Barat Daya di Sauf, Distrik Aifat Utara kampung konja, Aifat Timur Jauh dan wilayah Aitinyo Distrik dan kampung, merupakan tapal batas wilayah antar kabupaten Maybrat dengan kabupaten tetangga lainnya seperti kabupaten Tambrauw, Bintuni, kabupaten Sorong, dan kabupaten Sorong Selatan, sehingga perlu adanya pemekaran kampung dan Distrik sebagai pagar wilayah. (sire)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *