Sergius Turot : Ada Apa Pelayanan Administrasi Kepegawaian di BKD Maybrat ‘Lumpuh’

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MAYBRAT,Honaipapua.com, -Mantan sekertaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sesalkan pelayanan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten Maybrat yang selama ini mengalami kefakuman.

Saat ditemui media ini, mantan sekretaris BKD kabupaten Maybrat, Sergius Turot di Kumurkek ,Rabu (14/8/2019) mengatakan, selaku staf di Kepegawaian Daerah melihat bahwa selama ini tidak ada aktivitas pelayanan aparatur sipil negara dikabupaten Maybrat, tidak berjalan sesuai dengan tujuan dari pada Visi dan Misi Bupati dan wakil Bupati maybrat periode 2017-2022, Karena aktivitas kepegawaian ini lumpuh total, sehingga mempengaruhi semua proses kepengurusan bagi pegawai terkendala.

” Selama ini saya melihat bahwa kesejahteraan pegawai di kabupaten Maybrat yang berjumlah 1.800 orang pegawai itu tidak terurus dengan baik, sebab pimpinan OPD pada badan kepegawaian daerah kabupaten Maybrat ini tidak pernah bekerja di kantor yang tetap, kemudian pembagian tugas dan tanggung jawab kepada kepala bidang, seksi dan staf selaku bawahan itu tidak dapat berjalan dengan baik, sehingga kendala membuat aktivitas pelayanan publik di kepegawaian itu macet.

Menurutnya, kantor sudah di bangun, lampu sudah menyala, Air bersih sudah ada , kemudian tinggal bagaimana pimpinan itu bisa duduk dan rapat bersama bawahan untuk pembagian tugas dan tanggungjawab sebagai aparatur sipil negara, untuk melayani semua urusan kepegawaian, selain itu juga melengkapi semua perlengkapan kantor seperti Bangku, kursi, meja dan lemari kantor guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat maupun ASN yang urus nasipnya.

“Banyak pegawai yang mengurus nasip itu tidak terlayani dengan baik karena tidak ada kantor yang jelas, pembagian tugas dan tanggung jawab kepada bawahan untuk bekerja sesuai dengan SOP yang berlaku. Pegawai itu bekerja membantu bupati untuk memberikan tugas dan pelayanan dalam administrasi kepegawaian”tutup Sergius Turot. (ones)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *