Pembahasan APBD 2020 Bupati Berikan Peringatan Keras 14 Pimpinan OPD

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Bupati Kabupaten Kaimana, Drs.Matias Mairuma, memberikan peringatan keras kepada 14 pimpinan OPD yang tidak hadir pada saat pembukaan rapat paripurna pembahasan dan penetapan APBD 2020, Sabtu, (30/11).

Peringatan ini disampaikan karena menurutnya, rapat paripurna ini merupakan hal yang sangat penting yang wajib diikuti oleh seluruh pimpinan OPD, karena terkait dengan perencanaan anggaran serta optimalnya pelaksanaan program kegiatan di tahun 2020.

“ Bahwa dengan waktu yang terbatas ini, tetapi sidang tetap representative seperti yang diamanatkan oleh regulasi. Kami di eksekutif ini yang tidak representative. Saya duduk catat nama, pimpinan OPD yang saya lantik itu ada 34 orang, sudah termasuk kepala-kepala distrik. Tetapi yang hadir saat ini hanya 10 pimpinan organisasi perangkat daerah, dari 28 OPD yang tadi saya jumlahkan, jadi tidak representative,” ungkapnya.

Menurutnya, sikap pimpinan OPD yang tidak menghadiri pembukaan sidang ini, menurutnya sudah menunjukan ketidakjelasan dari pimpinan OPD tersebut.

“ Oleh karena itu, saya minta dukungan dari DPRD supaya dalam melihat isi dari kegiatan yang disampaikan. Kalau kita tidak hadir dan kita hanya meminta anggarannya, itu berarti tidak jelas. Untuk apa program ini kita mau buat,” ujarnya.

Menurutnya, moment sidang seperti ini merupakan moment yang sangat tepat untuk bertukar pikiran antara legislative dan eksekutif terkait kepentingan seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Kaimana.

“ Padahal pada kesempatan yang sangat baik ini, dengan waktu yang juga sangat terbatas, dengan segala upaya yang sudah diberikan oleh legislatif, kalau kita mau membantu masyarakat di kabupaten ini, maka harusnya kita hadir untuk saling tukar pikiran tentang apa yang terbaik,” lanjutnya.

Sementara, terkait kepala distrik yang tidak hadir mengikuti kegiatan sidang paripurna pembahasan dan penetapan APBD 2020 ini, bupati tidak bisa memaksakan kepala distrik untuk hadir, karena berada di wilayah yang jauh dari ibu kota Kaimana.

“ Kalau untuk kepala distrik, saya tidak bisa memaksakan mereka untuk ikut hadir dalam sidang ini, karena mereka berada di tempat yang jauh. Tetapi dengan asumsi bahwa kepala distrik Kaimana harus hadir untuk mewakili enam kepala distrik lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, pada pleno kedua, yang dilaksanakan pada pukul 14:00 WIT dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi, dari pantauan kami di ruang sidang, hampir seluruh pimpinan OPD sudah hadir.

Selain itu, pleno ketiga akan dilanjutkan pukul 19:00 WIT dengan agenda jawaban bupati atas pemandangan umum fraksi dan dilanjutkan dengan pleno keempat pada pukul 21:00 WIT dengan agenda pendapat akhir fraksi-fraksi dewan langsung dirangkaikan dengan penutupan sidang. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *