Mendagri Diminta Evaluasi Pembangunan Di Ibukota Kabupaten Tambrauw

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tambrauw,Honaipapua.com,- Kordianator Relawan Gerakan Masyarakat Maritim Indonesia, Provinsi Papua Barat untuk Jokowi dan juga Kordinator Umum Aliansi Relawan Jokowi Provinsi Papua Barat, Vinsent Kocu, mengatakan, Bupati dan DPRD kabupaten tambrauw tidak serius membangun infrastruktur dasar di ibu kota Kabupaten Tambrauw di Feef.

Kepada media ini via telepon selulernya, Senin (8/7), Vinsent Kocu, menyampaikan kepada Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Kepala Bappenas, Menteri PUPR, agar serius mangevaluasi kendala dan hambatan yang dialami oleh Pemda Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua barat yang selama ini aktifitas pelayanan publik masih dilaksanakan di Distrik Sausapor, yang mana bertentangan dengan amanah Undang-undang.

” Sampai saat ini kepemimpinan Bupati Kabupaten Tambrauw, terkesan tidak serius mempersiapkan baik Infrastruktur, pada ibukota Kabupaten Tambrauw di Feef, maka saya meminta kepada Presiden, dalam hal ini Menteri terkait, agar segera mengevaluasi keberadaan ibukota Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat, “ujarnya.

Vincent menilai, Bupati tidak serius membangun Infrastruktur dasar pada ibukota Kabupaten Tambrauw di Feef dan sangat disayangkan pemerintah pusat juga tidak serius mengevaluasi pembangunan di daerah tersebut, sehingga dampaknya akan mengorbankan rakyat di daerah tersebut, di berbagai aspek.

” Saya mengharapkan Mendagri segera turun langsung melihat letak ibukota Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat di Fef yang belum maksimal dalam mempersiapkan dan membangun wajah ibukota, “tuturnya.

Diketahui bahwa selama 7 tahun kepemimpinan Bupati Kabupaten Tambrauw tidak serius mempersiapkan infrastruktur pada ibukota kabupaten dengan baik dan benar. Selama 7 tahun aktifitas pemerintahan masih di Distrik Sausapor yang bukan ibukota Kabupaten Tambrauw. ” Saya minta Mendagri, Menteri Keuangan, kepala Bappenas, segera mengevaluasi dan turun melihat langsung ibukota kabupaten Tambrauw, agar jelas, karena selama kepemimpinan Bupati Kabupaten Tambrauw sampai saat ini tidak ada pembangunan ibukota kabupaten di Feef, secara maksimal untuk itu, diharapkan agar Menteri yang berkompeten dan Gubernur Papua Barat segera mengevaluasi keberadaan ibukota Kabupaten Tambrauw, “tambah Vinsent. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *