Juni 2019, RSUD Kaimana Tidak Ada Dokter Anak, Pasien Sulit Berobat

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Terhitung sejak Juni yang lalu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kaimana mengalami kekosongan dokter anak. Kekosongan ini berdampak pada pelayanan kepada masyarakat, terutama pasien yang membutuhkan perawatan dari dokter spesialis anak. Demikian hal ini diungkapkan oleh Direktur RSUD Kaimana, dr.Joulanda Mentang, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, belum lama ini.

Direktur RSUD Kaimana, dr.Joulanda
Direktur RSUD Kaimana, dr.Joulanda

Menurutnya, saat ini pihaknya tengah berusaha untuk mendatangkan dokter anak. Bahkan kepada dinas kesehatan provinsi Papua Barat pun, sudah disampaikan untuk membantu mencarikan dokter anak tersebut.

“Saya tidak tahu pasti tanggalnya berapa kita alami kekosongan dokter anak, tapi kalau tidak salah sejak bulan Juni yang lalu. Memang untuk pelayanan kesehatan tidak terlalu berdampak, kecuali ada pasien yang benar-benar membutuhkan perawatan dari dokter anak,” ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa, untuk mengatasi pasien yang harus dirawat oleh dokter spesialis, maka pihak RSUD memberikan rujukan kepada pasien untuk di rawat di Rumah Sakit terdekat lainnya yang sudah tersedia dokter anak.

“Selama ini kalau ada pasien yang harus dirawat dokter anak, maka kita berikan rujukan untuk mereka, sehingga pasien bisa mendapatkan perawatan dari ahlinya. Tetapi kalau bisa ditangai oleh dokter yang ada saat ini di RSUD, maka kita akan optimalkan itu. Karena kalau rujuk kan butuh juga biaya yang cukup tinggi, apalagi untuk masyarakat kita yang tidak mampu,” ujarnya.

Oleh karena itu, sejak terjadi kekosongan, pihaknya sudah berusaha mencari dokter anak untuk bisa mengisi kekosongan yang ada di RSUD Kaimana.

” Sejak kosong kita sudah berusaha untuk mencari, tetapi sampai saat ini belum dapat. Kami juga sudah meminta bantuan kepada dinas kesehatan Provinsi Papua Barat, tapi juga belum ada jawaban. Harapan kami agar kita bisa segera mendapatkan dokter anak, sehingga pelayanan kepada pasien khususnya anak, bisa langsung dirawat di Kaimana. Tidak perlu lagi keluar daerah, karena membutuhkan biaya juga, “tuturnya.

Ia menambahkan, Dinas kesehatan disini juga sudah mengambil langkah untuk membantu mencarikan dokter, tapi belum ada jawaban. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah ada dokter anak yang mau datang dan bekerja di Kaimana, sehingga kita tidak kesulitan lagi untuk melayani pasien khususnya anak-anak di Kaimana ini,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *