Gubernur dan Bupati Dampingi Menko Perekonomian Resmi Pelabuhan KEK

Papua Barat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong,HonaiPapua.com, -Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meresmikan kawasan ekonomi khusus (KEK) Sorong, Papua Barat. Acara peresmian tersebut di laksanakan di Pelabuhan Arar, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, di hadiri oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan dan Bupati Sorong Dr. Jhony Kamaru,SH.MSi, serta unsur Muspida pada Jumat, (11/11/2010).

Dalam sambutan Mentri Darmin Nasution bahwa dengan di resmikannya KEK Sorong ini akan meningkatkan roda perekonomi bagi Provinsi Papua Barat, tetapi juga Kabupaten Sorong khususnya dan juga membawa manfaat bagi perekonomian nasional.

Pada kesempatan itu juga Mentri menyampaikan pesan Presiden RI Joko Widodo terkait kawasan KEK, yaitu, pemerintah memberikan sejumlah daya tarik kepada investor. Pertama perizinan dipermudah dan tidak bertele-tele.

“Di KEK ada administrator, semua kementerian dan lembaga harus menyerahkan kewenangannya. Atau mengirimkan wakilnya ke KEK,” jelas Menteri Darmin Nasution, seraya menambahkan bahwa Pemerintah turut memberi berbagai fasilitas. Paling utama tidak membayar pajak selama beberapa periode atau kerap disebut tax holiday dan paling panjang diberikan bagi mereka yang investasi di KEK jelasnya

Untuk diketahui, KEK Sorong ditetapkan Presiden Jokowi pada 1 Agustus 2016 lewat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 31 Tahun 2016.

KEK Sorong memiliki luas 523,7 hektar yang terletak dalam wilayah Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat. Kawasan ini difokuskan untuk pengolahan nikel, kelapa sawit serta hasil hutan dan perkebunan.

Ia menyebutkan KEK Sorong diperkirakan akan menarik investasi sebesar Rp.32,2 triliun hingga 2025 dan menyerap 15 ribu tenaga kerja.

Sementara sambutan Gubernur Provinsi Papua Barat Drs.Dominggus Mandacan salah satu sasaran pengembangan wilayah pada tahun 2015-2019 adalah berkembangnya pusat-pusat ekonomi di masing-masing pulau dengan memanfaatkan potensi dan pertumbuhan keunggulan daerah antara lain dengan terbangunnya tujuh kawasan ekonomi khusus baru diluar Jawa.

Perlu kita syukuri bahwa satu dari tujuh KEK baru yang dibangun di Indonesia, salah satu berada di Provinsi Papua Barat, yaitu, tepatnya di Kabupaten Sorong.

” KEK Sorong sejak tahun 2016 telah ditetapkan melalui Peraturan Pemeritah RI No. 31 Tahun 2016 yang mana tepatnya di tahun 2019 ini akhirnya diresmikan untuk dapat segera dioperasikan, “tutur Gubernur.

Gubernur Mandacan menambahkan, Penetapan KEK Sorong sejalan pula dengan prioritas sasaran dan tujuan pemerintah Papua Barat yang tertuang dalam LPMJD Provinsi Papua Barat, yaitu pada, 2012-2016 maupun 2017-2022, yaitu, dengan meningkatkan perekonomian daerah dan didukung oleh pemanfaatan sumber daya lokal lintas sektor. (HS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *