DAP: Rakyat Papua Mengecam tindakan Rasisme terhadap Mahasiswa Papua

Manokwari Raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Tindakan dan ucapan “monyet” dan kata2 penghinaan lainnya kepada Anak-anak kami yang kuliah di Surabaya dan Malang adalah Perbuatan Melawan Hukum. tindakan Rasisme adalah tindakan Pecah-belah persatuan.

” Kami mengutuk keras tindakan Rasisme terhadap anak-anak kami. kami desak kedua Gubernur di Tanah Papua segera menyikapi masalah ini. Atasnama Masyarakat Papua kami minta Wakil Walikota segera klarifikasi bahasanya yang ingin memulangkan anak-anak kami. ingat bahwa banyak orang Surabaya dan malang di Tanah Papua, jangan picu konflik, “ungkap Ketua DAP WIL III DOBERAY, Mananwir Paul Finsen Mayor,S.IP melalui Press Release kepada Honaipapua.com Senin (19/8).

Perwakilan pemerintah, adat dan gereja harus pergi ke Surabaya dan malang untuk memastikan kondisi anak-anak kami disana.

Kami juga menghimbau anak-anak Papua yg studi diluar Papua untuk menjaga diri dan fokus kuliah.

Pemerintah kedua provinsi di tanah papua ini wajib mengecek status keberadaan anak-anak yang tinggal diasrama dan asrama harus dikontrol langsung oleh pemerintah daerah.

Masyarakat Papua menolak dengan tegas tindakan dan ucapan2 penghinaan trhadap harkat dan martabat orang Papua, oleh sebab itu pemerintah Pusat segera tinjau kembali keberadaan ormas2 radikal di pulau jawa itu karena sangat meresahkan.

Tindakan Rasisme ini akan menimbulkan gelombang protes di Tanah Papua dan pemerintah Provinsi Papua dan Papua barat segera berkordinasi dgn Pemprov. Jawa timur dan juga pemda Kota Surabaya dan malang untuk menyelesaikan masalah ini. sebelum Kasus ini membias dan meluas. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *