Kapolda Papua Bersama Forkopimda Papua Kunjungi Boven Digoel

Jayapura
Bagikan berita ini
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

BOVEN DIGOEL, Honaipapua.com-, Kapolda Papua Irjen.Pol.Drs.Boy Rafly Amar bersama rombongan Forkopimda Papua melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Boveb Digoel, Jumat (10/8) lalu dengan menggunakan peswat Cesna EX Air PK-DLY.

Kehadiran rombongan kapolda papua dan Forkopimda Papua disambut oleh Bupati Kab. Boven Digoel Benediktus Tambanop, S.STP , Wakil Bupati H. Chaerul Anwar, ST, Dandim1711 Letkol Inf Candra Kurniawan, Danyon 500 raider, Kabag Ops Polres Boven Digoel Kompol Yohanis Bisai dan pimpinan OPD dilingkungan Pemda Kab. Boven Digoel.

Sementara melalui siaran Pers Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua,bawah kujungan kapolda dan rombongan guna melakukan pertemuan terkait, pembahasan aktivitas penambangan emas ilegal di daerah Kampung Kawai Kabupaten Boven Digoel.

Dari pertemuan tersebut Plt. Gubernur Papua menyampaikan kepada Otoritas Bandara Tanah Merah agar untuk sementara menghentikan segala aktifitas penerbangan ke daerah penambangan.

Usai melakuka pertemuan, Kapolda bersama Plt Gubernur Papua meninjau langsung areal lokasih tambang emas ilegal yang berada di Kampung Kawai Kabupaten Boven Digoel dengan menggunakan helkopter TNI AD.

Saat kunjungan ke Kampung Kawai Kapolda mengatakan, agar aktifitas penambangan emas ilegal dihentikan. Untuk menghentikan aktifitas penambangan emas ilegal itu kapolda papua melakukan langkah-langkah dengan melarang helikopter yang mengangkut orang-orang yang akan menuju ke kampung tersebut, dengan tujuan agar aktifitas penambangan liar tersebut berhenti.

Selain itu, Kapolda mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat yang mengetahui aktifitas masyarakat yang akan menuju ke sana. Dan untuk saat ini masih dilakukan pemeriksaan untuk mencari informasi secara detail siapa-siapa saja yang melakukan penambangan tersebut.

“Sehingga saat ini kami masih mengumpulkan informasi-informasi tersebut”,jelas Kapolda.

Kapolda menambahkan pihaknya dalm hal ini Aparat kepolisian dan Pemerindah Propinsi,akan melakukan pemantauan secara terus menerus dan akan melakukan penindakan dengan melakukan penutupan total penambangan tersebut.

” Saat ini kami masih melakukan pencegahan dengan melarang orang-orang yang akan menuju lokasi penambangan. Kedepan tidak ada lagi aktifitas penambangan”,Kata Kapolda Irjen Pol Drs.Boy Rafly Amar. (tmk/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *