Yance Kaitana : Diduga Ada Belasan Pegawai Dinas Kesehatan Maybrat Beli Ijazah

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Maybrat,Honaipapua.com, -Diduga belasan pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Maybrat beli ijazah, menurut pengamatan kami banyak yang berangkat ke luar daerah dan mengikuti wisuda Strata Satu (S1) dan Strata Dua (S2), tanpa proses perkuliahan dan hanya membutuhkan waktu tiga hingga empat hari, atau dengan kata lain mereka diduga membeli ijazah.

Pemerhati kesehatan di kabupaten Maybrat, Yance Kaitana, S.KM., M.Kes, yang juga duduk sebagai staf umum Dinas Kesehatan Maybrat, saat ditemui awak media ini, Senin (18/11/2019) mengungkapkan hal tersebut dan bahkan dia mengaku memiliki data.

Kata Yance Kaitana, gelombang pertama pegawai yang diduga membeli ijazah terjadi di tahun 2018, dengan peserta sebanyak 6 orang dan gelombang kedua di tahun 2019, dengan jumlah peserta 11 orang. Tak hanya pegawai biasa, bahkan kata dia, ada kepala Puskesmas yang juga ikut dalam praktik jual beli ijazah ini.

“Di dunia kesehatan, hal ini sangat berbahaya. Bayangkan, pegawai kesehatan yang berangkat mengikuti wisuda dan menyandang gelar tanpa melalui proses perkuliahan yang jelas, kemudian kembali bekerja di dunia kesehatan. Maka itu dipastikan berbahaya, karena pegawai kesehatan akan bekerja dengan nyawa manusia, serta memberikan pelayanan tentang kesehatan,”jelas Yance.

Oleh karena itu, dia meminta Bagian Kepegawaian Kabupaten Maybrat harus selektif dan tegas dalam menangani masalah ijazah yang dibeli ini.

Menurut dia, pegawai yang membeli ijazah hanyalah memiliki kepentingan jenjang kepangkatan, bukan mengejar ilmu atau pelayanan kepada masyarakat.

“ Hal ini sangat mencoreng nama baik Dinas Kesehatan Kabupaten Maybrat. Silahkan menyandang gelar, asalkan mengikuti perkuliahan yang jelas. Informasi ini berkembang di Maybrat dan masyarakat sudah banyak yang tahu. Kepegawaian harus melihat keabsahan, apakah oknum itu mengikuti jenjang perkuliahan, sehingga berhak menyandang gelar atau tidak, ”ungkapnya. (ones)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *