Timsus Reskrim Polda Papua Berhasil Tangkap DPO KKB

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jayapura, Honaipapua,- Tim Satuan Khusus (Timsus) Reskrim Polda Papua berhasil menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atas nama Yogor Telenggen, Sabtu 12 Mey 2018 pukul.05.00 Wit, dibawah pimpinan KANIT IV (EMPAT) IPTU.Budi Basra, di Kampung Usir , Distrik Mulia , Kab Puncak Jaya, Provinsi Papua.

Berawal dari penyidik Polri mendapatkan informasi tentang keberadaan Yogor Telenggen (DPO) yang melarikan diri dari Rutan Wamena pada tanggal 08 Januari 2016, dimana YT sering berada disekitar Distrik Mulia.

Yogor Telenggen alias Kartu Kuning Yoman merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Pimpinan Purom Wenda yang pernah ditangkap oleh Timsus Polda Papua pada hari Sabtu tanggal 09 maret 2013 sekitar pukul 15.20 Wit bertempat di Jln. Raya Waena – Sentani tepatnya di kuburan batas Kota Waena Distrik Heram Kota Jayapura dan YT telah di vonis oleh pengadilan negeri seumur hidup oleh pengadilan namun melarikan diri dari lapas Abepura pada tanggal 8 januari 2016 dan hasil lidik tim diketahui YT merencanakan keberangkatan ke sinak untuk melakukan aksinya.

Kronologis penangkapan:

Pada pukul 02.00 Wit, Tim yang di pimpin oleh KANIT IV (EMPAT) melakukan apel dan persiapan di Polres Puncak Jaya, setelah melakukan apel selanjutnya tim bergerak menuju tempat dimana Yogor Telenggen berada.

Setiba tim berada disekitar dimana YT berada tepatnya pada pukul 03.00 s/d 03.40 Wit, Tim mulai berusaha untuk mengeluarkan target YOGOR TELENGGEN dari dalam honai namun pada saat proses pengeluaran target, target hendak menembak petugas karna target hendak menembak petugas maka tim langsung melumpuhkan dengan menembak pada bagian kaki target YOGOR TELENGGEN dan dari hasil penangkapan tersebut tim berhasil mengamankan 1 (satu) pucuk senjata laras pendek jenis G2 Combat dan 5 Butir amunisi.

Diketahui bahwa keterlibatan Yogor Telenggen dalam kasus lainnya adalah penembakan pesawat Trigana pada tanggal 09 April 2012 di Bandara Mulia Puncak Jaya : LP / 15 / IV / 2012 / Papua / SPKT, tanggal 8 April 2012. Terlibat aksi penembakan terhadap rombongan patroli di Kali Semen Kampung Waneggobak LP/ 28-K / X / 2011 / SPKT, tanggal 24 Oktober 2011 penembakan tersebut mengakibatkan gugurnya anggota Brimob Mabes Polri atasa nama BRIPDA PERIANTO KALUKU dan BRIPDA EKO dan anggotta brimobda papua kena luka tembak an BRIPDA ABD SYUKUR. Terlibat aksi penyerangan terhadap Mapolsek Pirime pada tanggal 27 Nopember 2012 yang mengakibatkan 3 anggptta Polsek Perime meninggal dunia dan 3 senjata api milik Polsek diambil oleh pelaku. Terlibat aksi penembakan di Puncak Jaya pada tanggal 28 Januari 2011 yang mengakibatkan gugurnya anggota Brimobda Papua serta senjata jenis Arsenal milik korban dirampas. Terlibat aksi penyerangan dan penembakan pada hari kamis tanggal 21 Februari 2013 di wilayah Tinggi Nambut Kabupaten Puncak Jaya Papua dan penembakan di Sinak Kabupaten Ilaga Papua. Terlibat aksi penembakan tanggal 10 Januari 2013 di Kota Lama kampung Wuyukwi Distrik Mulia Kabupaten Puncak Jaya terhadap PRAKA HASAN (Kritis) dan HAJI HADIS Alias WITO (MD) dan terlibat aksi penembakan di Sinak pada tanggal 12 februari 2018 yang mengakibatkan gugurnya anggotta kopasus an Pratu SANDI. (Humas Polda Papua)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *