Pemda Maybrat Apresiasi Kinerja Polres Sorong Kota

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong, Honaipapua.com- Tim Buruh Sergap (Beser) Polres Sorong Kota, berhasil meringkus 3 pelaku pencurian uang nasabah Bank.

Kepada para anak media, Kapolres Sorong Kota melalui Wakapolres Komisaris Polisi (Kompol) Candra Ismawanto.SI.K dalam Press Confrence, menyatakan, ketiga pelaku pencurian inisial HA, JA dan AS ditangkap di Makasar (Sulawesi Selatan).

” Berdasarkan rapat ealuasi dan Anev setiap minggu tentang gangguan Kamtibmas bersama pak Kapolres, memerintahkan anggota Reskrim untuk melakukan penyelidikan terhadap Laporan Polisi (LP) dari masyarakat tentang pencurian. Kemudian setelah mendapat informasi anggota Beser kami bekerjasama dengan Tim Beser Makasar untuk melumpuhkan ketiga pelaku, dengan mengamankan Barang Bukti (BB) yakni, uang sisa curian sebanyak Rp.210 Juta, handphone, celana, kawin Bali, dan 1 unit Sepeda Motor yang saat dititipkan di Makasar, “terang Wakapolres didampingi Kasat Reskrim dan jajaran anggota, Jumat (27/4) kemarin di Mako Polres Sorong Kota.

Wakapolres meyampaikan kronologi kejadiannya adalah ketiga pelaku ini sudah membagi tugas masing-masing. Yaitu, ada yang memantau korban yang adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Maybrat pada saat transaksi diteler hingga keluar dari salah satu bank di Kota Sorong, hingga korban menuju ketempat tujuan yaitu,di RM diseputaran SPG.

” Korban menaruh uang tunai sebesar Rp.480 Juta dibagian jok atau tempat duduk sebelah kiri depan. Kemudian pelaku memecahkan kaca mobil toyota Hilux bagian depan dan mengambil uang tersebut. Saat ini ketiga pelaku didalam tahanan guna menjalani proses hukum lebih lanjut, dengan Pasal yang disangkakan Pasal 363 KUHP dan ancaman hukuman 9 tahun pengarahan “ungkap Wakapolres.

Sementara itu, Asisten II Kabupaten Maybrat Roberth Kareth.SE.M.SI saat ditemui wartawan meyampaikan apresiasi yang sebesarnya kepada Kapolres dan jajarannya dalam menangkap pelaku.

” Kami sudah pasrah atas kejadian ini. Kepala Inspektorat yang menjadi korban pencurian hanya bisa berdoa kepada Tuhan agar pelaku dapat ditangkap dan hasilnya Polisi Kota Sorong berhasil menangkap pelaku dalam kurun waktu 2 minggu sejak laporan yang kami buat,”kisah Roberth. (del)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *