Ketua PWI Dan Ketua IJTI Kecam Pelecahan Kepada Oknum Wartawati

Hukrim
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong,Honaipapua.com, -Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sorong, Lexy Sitanala, meminta agar Ketua dan jajaran GMNI Sorong agar meminta maaf kepada Wartawati, yang merasa dilecehkan pada saat meliput Demo aksi damai di Kantor Satker PJN Wilayah II Sorong, Senin (16/9).

” Saya dan pengurus PWI Sorong telah lakukan meeting, terkait laporan dari oknum Wartawati yang telah melakukan liputan dilapangan, bawasanya, ada keluar kata-kata yang terkesan melecehkan profesi sebagai Jurnalistik yang dilindungi oleh undang-undang dan kode etik, untuk itu saya meminta dengan tegas kepada ketua dan jajaran GMNI Sorong agar segera meminta maaf, “tegasnya.

Hal yang sama juga disayangkan oleh ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Papua Barat, Candry Andrew Suripatty bahwa tindakan yang dilakukan oleh oknum GMNI kepada oknum Wartawati adalah suatu hal yang merupakan tindakan pelecehan kepada pekerja PERS.

” Wartawati atau Wartawan yang melaksanakan tugas peliputan dilapangan, akhir-akhir ini kerap mendapatkan teror dan kata-kata yang kurang pantas, sehingga tugas Jurnalistik dilapangan tidak maksimal, untuk itu, saya himbau kepada masyarakat untuk menghargai tugas Jurnalis dalam melakukan peliputan yang dilindungi oleh undang-undang, “imbuh Candry.

Hal ini juga menjadi koreksi bagi kepada pekerja Pers untuk dapat bekerja secara profesional dan integritas yang tinggi.

Sementara Wartawati Olha Mulalinda menambahkan usai mengikuti liputan aksi damai, dirinya sudah dihubungi via telepon seluler oleh salah satu pengurus GMNI katakan meminta maaf.

” Saya katakan, ” iya maaf, tapi bukan kepada saya pribadi, tetapi profesi saya sebagai Wartawati, sehingga harus permintaan maaf disampaikan kepada organisasi Pers, “tambahnya lagi. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *