2020 Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi PB Kenalkan IB di Sorsel

Ekbis
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bintuni,Honaipapua.com- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua Barat akan memprogramkan pengenalan Inseminasi buatan bagi ternak sapi di kabupaten Sorong Selatan pada tahun 2020 mendatang.

Penyataan ini dasampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua Barat Drh.Hendrikus Faten saat diwawancara dalam acara pengenalan Insenminasi Buatan (IB) bagi peserta Pecan Daerah IV KTNA dikabupaten Teluk Bintuni belum lama ini.

Dirinya mengatakan bahwa diKabupaten Sorong Selatan pengembangan peternakan berbasis pada pengembangan telah dilakukan oleh bidang peternakan dinas pertanian Kabupaten Sorong Selatan
Kedepan pihaknya akan focus dibantu oleh provinsi dan program-program seperti Susilop ini akan dikembangkan di Kabupaten Sorong Selatan, untuk itu, pihaknya akan melakukan penjajakan seperti yang dilakukan di kabupaten lain untuk mengenalkan inseminasi buatan di kabupaten Sorong Selatan di tahun 2020 nanti.

Dijelaskan juga bahwa di Distrik Salkma Sorong Selatan, telah dikembangkan Rens untuk peternakan sapi dan ini lah yang akan terus dikembangkan .Balai Besar Penghijauan dan Pakan Ternak provinsi Papua Barat, telah bersama menanam rumput hijauan pakan ternak yang unggul di kabupaten Sorong Selatan, dengan harapan rens ini akan dikembangkan lebih bagus lagi, sehingga ternak sapi yang ada di wilayah tersebut di kabupaten Sorong Selatan dan secara khusus milik dinas Pertanian akan dikembangkan secarabaik di lokasi tersebut,”ungkapnya.

Lanjutnya, dengan pengenalan Insenminasi Buatan yang dilakukan pada acara pekan daerah IV KTNA Kabupaten Bintuni pada Lab dan Puskeswan Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Bintuni, kedepan Peternak akan mendapatkan ternak-ternak yang memiliki mutu genetik yang lebih baik dari yang sekarang.

Pasalnya, saat ini mutu genetic hampir semua ternak sapi yang ada di provinsi Papua Barat mengalami kawin dalam atau Inbriding, sehingga mutu genetic atau ternak sapi yang dihasilkan mempunyai bobot badan yang kurang dari biasanya. (EB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *