Pengusaha OAP Demo Bappeda, Ketua DAP Angkat Bicara

Adat
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com,- Terkait dengan aksi Pemalangan dan Demo didepan kantor BAPPEDA Papua Barat Adalah Buktinya Pemerintah Tidak Mampu Akomodir Pengusaha Orang Asli Papua (OAP), Kamis (25/7).

Menyikapi aksi pengusaha OAP, Ketua DAP WIL III DOBERAY, Manawir Paul Finsen. Mayor,S.IP, mengatakan, mengenai pekerjaan Paket pekerjaan di lingkungan Pemda Provinsi Papua Barat segera dibagikan. mengingat para kontraktor ini juga mempunyai keluarga yang harus di hidupi dan dengan pekerjaan ini mereka bisa berkarya di negeri ini.

” Oknum-oknum pejabat OPD stop utk menilai bahwa Kontraktor OAP tidak mampu kerja atau malas kerja tapi harus berikan pekerjaan dan bina mereka supaya jd kontraktor handal, “ungkap Paul.

Menurut Paul, Dewan Adat Papua wilayah III doberay sebagai Rumah besar masyarakat adat Papua mengharapkan pelayanan pemerintah yang berpihak, melindungi dan memberdayakan serta menghormati orang Papua diatas Tanahnya sendiri.

” Jangan lagi buat kontraktor Papua duduk tunggu di dinas-dinas dari awal Tahun sampai akhir Tahun baru ada pencairan, jangan buat orang papua menangis diatas tanahnya sendiri, ” tegasnya.

Pantauan media ini di areal perkantoran Gubernur Provinsi Papua Barat  Bappeda, terlihat pengusaha OAP melakukan aksi pemalangan dengan cara menimbun material pasir dan sertu didepan kantor Bappeda. Dan penebangan pohon dan menaruh pohon didepan pintu masuk halaman kantor Bappeda Provinsi Papua Barat. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *